NusamandiriNews, Jakarta — Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk cara bisnis dijalankan. Digitalisasi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi perusahaan untuk tetap bertahan dan berkembang. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang bisnis digital.
Di era teknologi, kemampuan menggabungkan ilmu bisnis dengan pemanfaatan teknologi menjadi nilai tambah yang sangat penting. Bidang bisnis digital tidak hanya membahas pemasaran online, tetapi juga mencakup analisis data, strategi bisnis berbasis digital, hingga pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar. Hal ini membuat lulusan bisnis digital memiliki peluang karier yang luas, baik di perusahaan nasional maupun global.
Baca juga:Ekonomi Digital RI Tembus US$100 Miliar, UNM Gaspol Cetak Talenta Siap Kerja Lewat Program IEP 3+1
Mengapa Bisnis Digital Jadi Jurusan Favorit?
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri (UNM) melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan Program Studi Bisnis Digital dan Manajemen yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri. Kurikulum yang diterapkan mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktik agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja.
Dekan FEB, Ida Zuniarti, menegaskan bahwa pemilihan jurusan yang tepat menjadi langkah awal menuju kesuksesan.
“Di era teknologi yang terus berkembang, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang adaptif dan inovatif. Melalui pendidikan berbasis digital, kami berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ujarnya, Jumat (10/4).
Ia juga menjelaskan bahwa FEB UNM terus menghadirkan program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, pengalaman langsung di dunia kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan profesional.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Internship Experience Program (IEP) 3+1, yaitu skema pembelajaran tiga tahun di kampus dan satu tahun pengalaman magang di dunia industri. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kerja secara langsung serta membangun kepercayaan diri sebelum lulus.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan penting seperti digital marketing, data analytics, serta pemanfaatan teknologi dalam bisnis. Kompetensi ini menjadi bekal utama untuk bersaing di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
Baca juga:IEP 3+1 UNM: Kuliah 3 Tahun 1 Tahun Kerja, Siap Lulus Langsung Dilirik Industri!
Dengan berbagai peluang yang tersedia, kuliah di bidang bisnis digital menjadi pilihan strategis bagi generasi muda. Tidak hanya membuka jalan menuju karier profesional, tetapi juga memberikan bekal untuk menjadi entrepreneur yang mampu berinovasi dan bersaing di era digital.
FEB UNM hadir sebagai solusi pendidikan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus menjadi langkah awal bagi mahasiswa dalam meraih masa depan yang lebih cerah.
Dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” UNM terus berkomitmen mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan global dan menjadi penggerak ekonomi masa depan.










