Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Prodi Sistem Informasi Kampus Digital Bisnis UNM Beri Pemahaman Tata Kelola TI Lewat Workshop COBIT

badge-check

Jakarta, NusamandiriNews–Program studi (prodi) Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) sukses gelar Workshop Tahap Audit Sistem Informasi dengan COBIT (Control Objectives for Information and Related Technologies) secara daring pada Sabtu 15 juli 2023, pukul 09.00 -12.00 WIB.

Narasumber pada kegiatan ini, Agus Hermanto CEO Fit Tech Inova Global dengan moderator Rani Irma Handayani selaku dosen UNM.

Baca juga: Tingkatkan Keahliah Mahasiswa Prodi Informatika Sukses Gelar Workshop Object Oriented Programming

Tata Kelola TI Dengan COBIT

Agus hermanto menjelaskan mengenai fitur utama COBIT, manfaat COBIT, alur kerja desain rencana audit TI (Teknologi Informasi), menilai resiko audit TI dan studi kasus COBIT 2019.

“COBIT hadir dengan beberapa fitur luar biasa yang membuatnya menjadi superhero tata kelola TI yang sejati!. Dengan COBIT, Anda akan siap menghadapi tantangan tata kelola TI apa pun!,” ungkap Agus sebagai narasumber.

Ia juga menjelaskan menggunakan COBIT memberikan banyak sekali manfaat bagi organisasi. COBIT membantu mencapai keselarasan yang lebih baik antara TI dan tujuan bisnis, meningkatkan kemampuan manajemen risiko, meningkatkan pemanfaatan sumber daya, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang relevan dan menumbuhkan budaya akuntabilitas.

Baca juga: Beri Pemahaman Business Intelligence Analysis, Prodi Sistem Informasi Sukses Gelar Workshop

“Alur kerja desain rencana audit TI yaitu memahami konteks dan strategi perusahaan, menentukan komponen-komponen dari lingkup audit TI, menilai risikolingkup audit TI, menyimpulkan dan memvalidasi rencana audit TI,” jelasnya.

Menurut Agus, ISACA mendefinisikan portofolio sebagai pengelompokan “objects of interest” yang dikelola dan dipantau untuk mengoptimalkan nilai bisnis. Contohnya yaitu:  Program Investasi, Layanan TI, Proyek TI, Aset atau Sumber Daya TI Lainnya.

“Faktor risiko merupakan kondisi yang mempengaruhi frekuensi dan dampak. Faktor-faktor tersebut dapat memiliki sifat yang berbeda dan dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama yakni faktor kontekstual dan faktor kemampuan,” paparnya. (UMF)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Deadline Diperpanjang! ICITRI 2026 UNM Tantang Peneliti AI Dunia Submit Paper Sekarang

18 Mei 2026 - 15:15 WIB

ICITRI 2026 UNM

Jangan Cuma Liburan! UNM Ajak Mahasiswa Bedah Ekosistem Inovasi Asia lewat Edutrip Singapore–Malaysia 2026

18 Mei 2026 - 13:37 WIB

UNM Ajak Mahasiswa Bedah Ekosistem Inovasi

AI Cuma Buat Gaya? Mahasiswa Informatika UNM Diajak Bangun Aplikasi Cerdas untuk Dunia Bisnis

18 Mei 2026 - 12:12 WIB

Mahasiswa Informatika UNM Diajak Bangun Aplikasi Cerdas

Masih Takut Main Data Saat SATRIA DATA 2026 Sudah Cari Talenta Digital Terbaik?

18 Mei 2026 - 11:35 WIB

SATRIA DATA 2026 Sudah Cari Talenta Digital

AI Sudah Bisa Deteksi Objek Mikro Kamu Masih Anggap Riset S2 Tidak Penting?

18 Mei 2026 - 11:27 WIB

AI Sudah Bisa Deteksi Objek Mikro
Sedang Tren di Berita