NusamandiriNews, Jakarta–Kesuksesan Pameran Inovasi Mahasiswa yang digelar sebelumnya di Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan menjadi bukti nyata implementasi kurikulum berbasis industri. Di tengah disrupsi digital yang semakin masif pada 2026, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga validasi kompetensi yang diakui secara nasional dan internasional.
Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dengan tagline “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” terus memperkuat strategi peningkatan kualitas lulusan melalui program sertifikasi profesi berbasis industri. Program ini dirancang untuk memastikan setiap kompetensi mahasiswa, mulai dari web development, data science, hingga manajemen konten digital, memiliki pengakuan resmi sesuai standar industri global.
UNM Perkuat Sertifikasi Profesi Berbasis Industri
Kepala Kampus UNM Kampus Jatiwaringin, Bryan Givan, menegaskan bahwa sertifikasi profesi menjadi faktor krusial dalam membangun kepercayaan industri.
“Inovasi mahasiswa adalah bukti potensi. Namun, sertifikasi profesi adalah jaminan kualitas. Dunia kerja saat ini tidak cukup hanya dengan klaim kemampuan, tetapi membutuhkan validasi konkret. Kami memastikan lulusan Universitas Nusa Mandiri tidak hanya siap kerja sejak hari pertama, tetapi juga memiliki daya saing global,” ujarnya, Kamis (30/4).
Sebagai bentuk implementasi nyata, UNM Kampus Jatiwaringin menyediakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) terakreditasi di lingkungan kampus. Proses sertifikasi dilakukan secara terintegrasi dalam perjalanan akademik mahasiswa, mulai dari semester awal hingga menjelang kelulusan.
Mahasiswa berkesempatan meraih berbagai sertifikasi profesi, seperti Junior Web Developer, Data Analyst, Cyber Security Specialist, Digital Project Management, hingga E-Sports Content Management. Seluruh sertifikasi tersebut didukung oleh kemitraan strategis dengan lembaga nasional dan internasional, seperti BNSP, Cisco, Oracle, Microsoft, dan AWS.
“Kami tidak hanya mencetak sarjana, tetapi praktisi bersertifikat yang diakui industri. Lulusan Universitas Nusa Mandiri memiliki identitas profesional yang membuat mereka langsung dipercaya di dunia kerja,” tambah Bryan.
Baca juga:Tak Cukup IPK Tinggi UNM Cetak Lulusan Siap Kerja dan Siap Bersaing Daftar Sekarang
Langkah ini semakin menegaskan posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang konsisten mencetak lulusan unggul, adaptif, dan kompetitif di era global, sejalan dengan semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi.”
Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi digital sekaligus memperoleh pengakuan profesional, pendaftaran kini semakin mudah melalui aplikasi MyNusa PMB yang dapat diakses melalui smartphone atau melalui laman resmi: https://pmb.nusamandiri.ac.id/









