NusamandiriNews, Jakarta — Perkembangan teknologi digital membuka peluang luas bagi mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa batas geografis. Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis terus menghadirkan sistem pembelajaran daring yang adaptif dan inklusif bagi mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Timor Leste.
Melalui sistem perkuliahan online, mahasiswa internasional dapat mengakses pendidikan berkualitas dari mana saja. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari perbedaan zona waktu hingga kendala bahasa dan teknis.
Baca juga:Kiamat Lulusan Konvensional? Dunia Kerja 2026 Hanya Butuh Talenta Digital
UNM Buka Akses Internasional
Salah satu mahasiswa asal Timor Leste, Maria Doutel Sarmento, membagikan pengalamannya selama menjalani perkuliahan di UNM. Ia mengaku kegiatan orientasi yang diikutinya memberikan gambaran jelas mengenai kehidupan akademik di kampus.
“Kegiatan orientasi sangat membantu saya memahami sistem pembelajaran di UNM. Saya jadi lebih siap dan percaya diri untuk mengikuti perkuliahan,” ujarnya.
Meski demikian, Maria juga mengakui adanya tantangan dalam proses belajar daring.
“Setelah memulai perkuliahan secara online, saya merasakan beberapa tantangan seperti perbedaan waktu, bahasa, serta kendala teknis. Hal ini memerlukan kemampuan adaptasi yang baik agar tetap dapat mengikuti pembelajaran secara optimal,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan institusi dalam membantu mahasiswa internasional beradaptasi. Menurutnya, peran Kantor Urusan Internasional (KUI) sangat membantu, baik dalam aspek administratif maupun dalam membangun kenyamanan selama menjalani studi.
“Selain kendala teknis, saya juga merasakan tantangan dalam aspek administratif dan perasaan keterasingan di lingkungan baru. Dukungan dari KUI sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menegaskan komitmen kampus dalam memberikan layanan terbaik bagi mahasiswa internasional.
“Kami memahami bahwa mahasiswa internasional menghadapi tantangan yang berbeda dalam pembelajaran daring. Oleh karena itu, UNM terus meningkatkan layanan, baik dari sisi teknologi, administrasi, maupun pendampingan, agar mereka dapat belajar dengan nyaman dan optimal,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (15/4).
Ia juga menambahkan bahwa UNM akan terus memperkuat ekosistem pembelajaran digital yang inklusif serta memperluas kerja sama internasional.
Baca juga: Dunia Industri Berubah Cepat, Lulusan Teknologi dan Bisnis Digital Jadi Rebutan Perusahaan
“Kami berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang terbuka dan mendukung, sehingga mahasiswa internasional tidak hanya mendapatkan pendidikan berkualitas, tetapi juga pengalaman belajar yang berkesan,” tambah Arif.
Universitas Nusa Mandiri akan terus mengembangkan program internasional serta memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Timor Leste. Hal ini sejalan dengan visi UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang berfokus pada pengembangan kompetensi global berbasis teknologi.
Ingin kuliah tanpa batas dan siap bersaing global? Saatnya bergabung bersama Universitas Nusa Mandiri sekarang juga!









