Menu

Mode Gelap
Universitas Nusa Mandiri Raih Klasterisasi Utama: Pengakuan atas Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UNM Beri Penghargaan Inovasi Pada Mahasiswa dan Alumni Berprestasi UNM Terima Penghargaan Apresiasi Penggabungan Perguruan Tinggi Tahun 2021 Manfaat Teknologi Untuk Ketahui Kepribadian dan Kecerdasan Pada Anak Sarah, Mahasiswa UNM yang Aktif Kuliah Sambil Berbisnis UNM Gelar Pembekalan Internal Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022

Berita

Ancaman Siber 2026 Meledak, Skill “Haram” Ini Jadi Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud

badge-check


					Ancaman Siber 2026 Meledak, Skill “Haram” Ini Jadi Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud Perbesar

NusamandiriNews, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun 2026, transformasi digital berbasis cloud computing kian masif di berbagai sektor industri. Dari perusahaan multinasional hingga startup lokal, hampir seluruh aktivitas bisnis kini bergantung pada penyimpanan dan pengolahan data di server virtual. Namun di balik efisiensi tersebut, ancaman kebocoran data dan serangan siber justru meningkat tajam, menjadikan keamanan data sebagai isu krusial yang tidak bisa diabaikan.

Laporan Cybersecurity Ventures kuartal pertama 2026 memproyeksikan kerugian global akibat kejahatan siber mencapai USD 11 triliun pada akhir tahun. Lebih dari 60% kasus kebocoran data dipicu oleh kesalahan mendasar seperti desain basis data yang tidak aman, manajemen hak akses yang lemah, serta celah logika sistem sejak tahap perancangan.

Baca juga:Gen Z Beralih Jadi Pencipta Kerja, Universitas Nusa Mandiri Cetak Founder Startup Sejak Kuliah

Senjata Wajib Gen Z di Era Cloud

Fenomena ini melahirkan istilah baru di industri teknologi, yaitu keterampilan “haram” kemampuan tingkat tinggi dalam memahami, menguji, dan mengamankan sistem dari potensi eksploitasi. Skill ini kini menjadi salah satu kompetensi paling diburu dan bernilai tinggi, khususnya bagi generasi Z yang ingin berkarier di bidang teknologi.

Menanggapi hal tersebut, Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin menegaskan bahwa standar kompetensi di industri IT telah berubah drastis.

“Membangun aplikasi yang fungsional saat ini hanyalah kemampuan dasar. Nilai utama seorang talenta IT terletak pada kemampuannya melindungi sistem dari serangan. Mahasiswa tidak cukup hanya belajar membuat tampilan yang menarik, tetapi juga harus memahami bagaimana merancang struktur data yang aman dan tidak mudah ditembus,” ujarnya, Jumat (8/5).

Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan industri, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus berinovasi dalam sistem pembelajaran dengan mengusung semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi.” Melalui Program Studi S1 Sistem Informasi, mahasiswa dibekali pendekatan holistik yang mengintegrasikan keamanan siber sejak tahap perancangan sistem.

Bryan menambahkan, mahasiswa tidak hanya diajarkan coding, tetapi juga dilatih menjadi analis dan arsitek sistem yang mampu memetakan risiko serta mengamankan setiap alur data. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan nyata di dunia industri digital.

Baca juga:Kampus Jangan Cuma Kuliah! Mahasiswa UNM Adu Skill di Fun Match Padel

“Mahasiswa kami dididik menjadi profesional yang tidak hanya mampu membangun sistem, tetapi juga mengaudit dan memastikan keamanan infrastruktur IT. Inilah yang menjadikan mereka memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global,” tegasnya.

Di era ketika data menjadi aset paling berharga, kemampuan menjaga keamanan informasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama. Generasi muda dituntut memiliki keahlian yang tidak hanya teknis, tetapi juga strategis dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.

Bagi lulusan SMA yang tertarik mendalami dunia sistem informasi, keamanan data, dan teknologi digital, memilih kampus yang tepat menjadi langkah awal yang menentukan. UNM hadir sebagai pilihan strategis untuk mencetak talenta digital unggul yang siap bersaing di era cloud sekaligus mewujudkan mimpi menjadi prestasi nyata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Efisiensi AI Jadi Kunci Bisnis Digital 2026, Gen Z Wajib Paham Logika Algoritma

8 Mei 2026 - 14:58 WIB

Efisiensi AI Jadi Kunci Bisnis Digital 2026

Kuliah IT Gratis Sampai Lulus? Beasiswa Hebat 2026 Jadi Solusi Gen Z di Tengah Krisis Ekonomi

8 Mei 2026 - 14:50 WIB

Kuliah IT Gratis Sampai Lulus?

Portofolio Projek Jadi Tiket Karir Global, Alumni IT Tak Lagi Andalkan IPK Semata

8 Mei 2026 - 14:42 WIB

Portofolio Projek Jadi Tiket Karir Global

Kuliah di UNM Bisa Dicicil, Mulai Rp600 Ribuan per Bulan

8 Mei 2026 - 14:33 WIB

Kuliah di UNM Bisa Dicicil

Lulusan Bisnis Digital UNM Tembus Industri Kreatif, Saatnya Kuliah yang Diburu Perusahaan

8 Mei 2026 - 14:16 WIB

Lulusan Bisnis Digital UNM Tembus Industri Kreatif
Sedang Tren di Berita