NusamandiriNews, Jakarta–Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat mendorong kebutuhan talenta digital yang mampu mengembangkan solusi berbasis teknologi mutakhir. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan industri melalui seminar bertajuk “Building Object Detection and Classification Systems Using Computer Vision and Deep Learning Technology” pada Rabu (3/6).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri ini bertujuan meningkatkan wawasan serta kompetensi mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi Computer Vision dan Deep Learning, dua bidang yang saat ini menjadi fondasi utama dalam pengembangan berbagai sistem AI modern.
Baca juga:Bisnis Tanpa Inovasi Cuma Jalan di Tempat? Seminar Design Thinking UNM Siap Bongkar Strateginya!
UNM Gelar Seminar Deep Learning
Seminar menghadirkan Ts. Dr. Dini Oktarina Dwi Handayani sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai konsep penting mulai dari pengolahan citra digital (digital image processing), teknik deteksi dan klasifikasi objek, hingga penerapan teknologi AI dalam berbagai sektor seperti kesehatan, manufaktur, transportasi, keamanan, dan industri digital.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana teknologi Computer Vision memungkinkan komputer mengenali dan memahami objek layaknya manusia, serta bagaimana model Deep Learning dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi sistem pengenalan objek secara otomatis dan real-time.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, yang menegaskan pentingnya penguasaan teknologi AI sebagai bekal utama menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.
“Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah membuka berbagai peluang inovasi di berbagai sektor. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami konsep dan implementasi teknologi Computer Vision serta mampu mengembangkan solusi digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (3/6).
Menurutnya, kebutuhan industri terhadap talenta yang menguasai AI, Machine Learning, dan Computer Vision terus meningkat. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi agar lulusan memiliki daya saing yang kuat di dunia kerja.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan akademik, seminar teknologi, workshop, dan kolaborasi industri yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” paparnya.
Baca juga:AI Hebat Tak Cukup Modal Prompt! Magister Informatika UNM Bekali Mahasiswa dengan Fondasi Algoritma
Melalui seminar ini, imbuhnya, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan mengenai teknologi AI terkini sekaligus terdorong untuk mengembangkan berbagai solusi inovatif berbasis Computer Vision dan Deep Learning yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan dunia industri.
“Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen mencetak talenta unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui pendidikan berbasis digital, inovasi, riset, dan kolaborasi dengan dunia industri. Dengan slogan “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, UNM terus mendorong mahasiswa untuk menjadi profesional dan inovator yang siap bersaing di era transformasi digital,” tutupnya.










