NusamandiriNews, Jakarta — Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan komputasi cerdas, banyak orang fokus pada hasil akhir teknologi tanpa memahami fondasi yang membuat teknologi tersebut bekerja. Padahal, di balik kecanggihan AI dan machine learning, terdapat ilmu dasar yang menjadi kunci utama, yakni algoritma dan kompleksitas komputasi.
Menyadari pentingnya fondasi tersebut, Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menjadikan mata kuliah Algorithms and Complexity sebagai bagian penting dari kurikulum inti yang diberikan kepada mahasiswa pada semester awal.
Baca juga:Mahasiswa Magister UNM Kembangkan Zavora Life, Platform AI Healthcare Modern untuk Gaya Hidup Sehat
Magister Informatika UNM Bekali Mahasiswa dengan Fondasi Algoritma
Mata kuliah ini dirancang untuk memperkuat kemampuan mahasiswa dalam memahami bagaimana suatu permasalahan komputasi dapat dimodelkan, dianalisis, dan diselesaikan secara efektif serta efisien. Tidak hanya mempelajari konsep dasar algoritma, mahasiswa juga dibekali berbagai materi lanjutan yang menjadi fondasi teknologi modern.
Beberapa topik yang dipelajari antara lain Model of Computation, Pushdown Automata, Turing Machine, Algorithmic Decidability, Randomized Algorithms, Parallel Algorithms, hingga Decision Trees yang banyak digunakan dalam pengembangan sistem kecerdasan buatan dan machine learning.
Dalam era transformasi digital saat ini, kemampuan menganalisis efisiensi algoritma menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan industri. Sebab, pengembang teknologi tidak cukup hanya mampu membuat sistem berjalan, tetapi juga harus memastikan solusi yang dibangun memiliki performa optimal, mampu menangani data dalam jumlah besar, dan mudah dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis.
Selain itu, mahasiswa juga mempelajari konsep kompleksitas komputasi yang menjadi dasar berbagai teknologi keamanan digital dan kriptografi modern. Pengetahuan ini semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan data dan keamanan informasi di berbagai sektor industri.
Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, Prof Ris Dr Agus Subekti menegaskan bahwa penguasaan algoritma dan kompleksitas komputasi merupakan bekal penting bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang teknologi tingkat lanjut.
“Perkembangan AI yang begitu pesat tidak boleh membuat kita melupakan fondasi keilmuan yang mendasarinya. Mahasiswa magister perlu memahami bagaimana algoritma bekerja, bagaimana kompleksitas dihitung, dan bagaimana sebuah solusi komputasi dapat dioptimalkan. Dengan pemahaman tersebut, mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi yang memberikan dampak nyata,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (2/6).
Menurut Prof Agus, tantangan dunia teknologi ke depan tidak hanya terletak pada kemampuan menggunakan perangkat atau platform digital, tetapi juga pada kemampuan memahami prinsip-prinsip ilmiah yang menjadi dasar pengembangan teknologi tersebut.
Baca juga:Jangan Asal Pilih Topik Tesis! Magister Informatika Kini Dituntut Ciptakan Riset Berdampak
“AI engineer, data scientist, peneliti, maupun praktisi teknologi masa depan membutuhkan kemampuan analitis yang kuat. Oleh karena itu, penguasaan algoritma dan kompleksitas komputasi menjadi salah satu kompetensi yang tidak bisa diabaikan,” tambahnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi global. Melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teori komputasi, analisis algoritma, studi kasus, serta pengembangan solusi berbasis riset, Program Magister Informatika UNM berkomitmen mencetak lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan inovatif.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Nusa Mandiri dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan revolusi teknologi, kecerdasan buatan, dan transformasi digital di masa depan.










