NusamandiriNews, Jakarta – Di saat banyak perjalanan luar negeri hanya berakhir sebagai koleksi foto media sosial, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis justru menawarkan pengalaman yang berbeda. Melalui Edutrip Program Batch 3 Singapore–Malaysia 2026, peserta diajak tidak sekadar jalan-jalan, tetapi juga belajar langsung tentang budaya, inovasi, dan ekosistem global yang berkembang di dua negara maju Asia Tenggara.
Program yang mengusung semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi” ini akan dilaksanakan pada 2–5 November 2026 dan terbuka bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat umum yang ingin memperluas wawasan internasional.
Edutrip Program Batch 3 menjadi salah satu langkah strategis UNM dalam mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki perspektif global dan siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional.
UNM Wujudkan Lewat Edutrip 2026
Dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pengalaman belajar langsung di Singapura dan Malaysia, dua negara yang dikenal sebagai pusat inovasi, teknologi, pendidikan, dan bisnis di kawasan ASEAN. Selain mengeksplorasi budaya dan lingkungan internasional, peserta juga berkesempatan membangun jejaring profesional yang dapat mendukung pengembangan karier di masa depan.
Dengan biaya spesial sebesar Rp6,5 juta, peserta sudah mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari tiket pesawat dan transportasi darat, akomodasi hotel, konsumsi selama kegiatan, hingga kesempatan networking internasional. Pendaftaran telah dibuka melalui laman bit.ly/YukEduTrip2026, sementara informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak panitia di 0895-6373-39014.
Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan era global.
“Kami ingin mahasiswa dan peserta tidak hanya menjadi penonton perkembangan dunia, tetapi ikut memahami dan belajar langsung dari lingkungan internasional. Edutrip Singapore–Malaysia menjadi sarana untuk membuka wawasan, memperkuat kompetensi global, serta membangun jejaring yang akan sangat bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (8/6).
Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional saat ini menjadi nilai tambah yang semakin dicari oleh dunia industri dan dunia kerja.
“Generasi muda harus berani keluar dari zona nyaman. Melalui program ini, peserta dapat melihat bagaimana inovasi, teknologi, dan budaya kerja berkembang di tingkat global. Pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing dan mengubah mimpi menjadi prestasi,” tegasnya.
Baca juga:Susah Tembus Jurnal Internasional? Magister Informatika UNM Bongkar Strateginya
Ia menyampaikan bahwa sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan program-program internasional yang mampu memperluas perspektif mahasiswa dan sivitas akademika. Edutrip Program Batch 3 menjadi salah satu bentuk nyata upaya tersebut dengan menghadirkan pengalaman belajar lintas negara yang aplikatif, inspiratif, dan berdampak langsung terhadap pengembangan kompetensi peserta.
“Bagi yang ingin merasakan pengalaman belajar sekaligus menjelajahi dunia internasional, Edutrip Singapore–Malaysia 2026 menjadi kesempatan yang sayang untuk dilewatkan. Sebab di era global saat ini, perjalanan terbaik bukan hanya tentang destinasi yang dikunjungi, tetapi juga tentang wawasan dan pengalaman yang dibawa pulang,” tutupnya.










