NusamandiriNews, Jakarta — Di saat banyak mahasiswa tingkat akhir mulai disibukkan dengan revisi skripsi, sidang, hingga persiapan wisuda, tiga mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) justru sukses membuktikan bahwa prestasi tidak berhenti hanya karena semester akhir. Ketiganya tampil membanggakan dengan meraih prestasi pada ajang nasional Turnamen Taekwondo Pancasila Cup 2 Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 15–17 Mei 2026.
Prestasi tersebut diraih oleh Destika Fitryana, Naufal Muzakki Ramadhan, dan Kurniyawantoro yang berhasil membawa nama Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis bersinar di tengah persaingan ketat sekitar 1.200 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi bergengsi ini mempertandingkan kategori pemula, mahasiswa, umum, hingga para (disabilitas).
Baca juga:Tak Sekadar Bela Diri, Taekwondo UNM Tanamkan Kepedulian Sosial Lewat Kibar Ramadhan
Mahasiswa UNM Bikin Kagum di Pancasila Cup 2026!
Di tengah tekanan akademik sebagai mahasiswa tingkat akhir, ketiganya tetap mampu menjaga konsistensi latihan dan fokus menghadapi kompetisi nasional. Disiplin, manajemen waktu, dan semangat juang menjadi kunci utama dalam menyeimbangkan aktivitas akademik dengan olahraga prestasi.
Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa tingkat akhir tetap bisa aktif, produktif, dan berprestasi selama memiliki komitmen kuat terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis sendiri terus mendorong pengembangan potensi mahasiswa melalui berbagai program kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), pembinaan prestasi, hingga dukungan terhadap kompetisi nasional dan internasional. Kampus tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga pengembangan karakter, mental kompetitif, dan soft skill mahasiswa.
Koodinator Kemahasiswaan UNM, Taopik Hidayat, memberikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa tingkat akhir tersebut yang dinilai mampu menjadi inspirasi positif bagi mahasiswa lainnya.
“Menjadi mahasiswa tingkat akhir bukan alasan untuk berhenti berkembang dan berprestasi. Justru di tengah tanggung jawab akademik yang semakin besar, mahasiswa tetap bisa menunjukkan potensi terbaiknya apabila memiliki semangat, disiplin, dan komitmen,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (20/5).
Ia juga menegaskan bahwa UNM akan terus menghadirkan ruang pengembangan diri bagi mahasiswa agar mampu berkembang secara optimal, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Baca juga:IPK Tinggi Saja Tak Cukup? UNM Bongkar Cara Mahasiswa Bisa Stand Out di Dunia Profesional!
“Prestasi yang diraih Destika, Naufal, dan Kurniyawantoro membuktikan bahwa mahasiswa mampu tetap aktif dan produktif meskipun sedang berada di fase akhir perkuliahan. Kami berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berani berkompetisi, dan tidak takut mencoba berbagai peluang prestasi,” tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat juang mahasiswa tidak ditentukan oleh semester. Dengan tekad, konsistensi, dan dukungan lingkungan kampus yang positif, mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu terus mengukir prestasi sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih gemilang.










