NusamandiriNews, Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui seminar dan hands-on session bertajuk “Starting Generative AI: From Creative Prompts to Scalable AI Infrastructures”. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini sukses menarik antusiasme tinggi dari peserta yang hadir secara langsung maupun daring, pada Selasa (26/5) silam.
Mengusung semangat “DON’T JUST WATCH, START BUILDING!”, seminar ini tidak hanya membahas perkembangan teknologi Generative AI dari sisi teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik langsung agar peserta mampu memahami dan mengimplementasikan teknologi AI dalam berbagai kebutuhan kreatif dan produktif.
Baca juga:Generasi Z Harus Paham Branding Digital! Prodi Bisnis Digital UNM Akan Gelar Workshop Media Sosial
AI Center UNM Ajak Generasi Muda Langsung Berkarya
Peserta diajak mengeksplorasi beragam teknologi AI modern, mulai dari teknik menyusun prompt yang efektif, pemanfaatan platform AI untuk menghasilkan konten digital, hingga pemahaman dasar membangun infrastruktur AI yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Hadir sebagai narasumber utama, Risanto Darmawan, M.Kom, dosen sekaligus praktisi IT, membagikan wawasan mengenai tren Generative AI, peluang penerapannya di berbagai sektor industri, serta strategi pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi.
Salah satu sesi yang paling menyita perhatian peserta adalah hands-on practice, di mana peserta langsung mencoba berbagai tools berbasis AI dengan pendampingan narasumber. Suasana belajar yang interaktif membuat peserta aktif berdiskusi, bereksperimen, dan memahami cara kerja teknologi AI secara lebih mendalam.
Antusiasme semakin meningkat saat memasuki sesi AI Creative Challenge. Dalam tantangan tersebut, peserta diminta menghasilkan karya berbasis AI dalam berbagai kategori, seperti pembuatan lagu menggunakan AI, video berbasis AI, hingga desain foto dan poster digital.
Kegiatan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus membuktikan bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat produktif untuk menciptakan karya inovatif.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah berupa voucher GoPay dan merchandise eksklusif kepada peserta dengan karya terbaik. Kompetisi yang berlangsung spontan tersebut sukses menciptakan atmosfer belajar yang kompetitif, kreatif, dan inspiratif.
Kepala AI Center Universitas Nusa Mandiri, Dr. Ali Khumaidi, mengatakan bahwa perkembangan Generative AI membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menjadi pencipta inovasi, bukan sekadar pengguna teknologi.
“Generative AI telah mengubah cara kita belajar, bekerja, dan berinovasi. Karena itu, generasi muda perlu memahami teknologi ini sejak dini agar mampu memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata bahwa AI bukan hanya untuk dipelajari, tetapi juga digunakan untuk menciptakan solusi dan karya yang bernilai, “ jealsnya.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran berbasis praktik menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap teknologi yang berkembang sangat cepat.
“Kami sengaja menghadirkan sesi praktik langsung agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki pengalaman menggunakan berbagai platform AI. Harapannya, mereka dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi digital, dan lebih siap menghadapi kebutuhan industri masa depan yang semakin berbasis kecerdasan buatan,” imbuhnya.
Baca juga:Workshop Strategis, UNM Bekali Mahasiswa Susun Tesis Komputasi Cerdas yang Berdampak
Ia juga menegaskan bahwa AI Center akan terus menghadirkan berbagai program edukatif yang relevan dengan perkembangan teknologi global serta kebutuhan industri digital.
“Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti tingginya minat generasi muda terhadap teknologi kecerdasan buatan. Melalui berbagai program inovatif yang diselenggarakan AI Center, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus berupaya mencetak talenta digital yang kreatif, adaptif, dan siap berkontribusi dalam era transformasi digital berbasis AI,” tandasnya.
Dengan tingginya partisipasi peserta, suasana belajar yang interaktif, serta kombinasi materi dan praktik yang aplikatif, seminar “Starting Generative AI: From Creative Prompts to Scalable AI Infrastructures” menjadi salah satu agenda edukasi AI yang sukses mempertemukan pembelajaran, inovasi, dan kreativitas dalam satu pengalaman yang berkesan.










